Selasa, 21 Oktober 2014

MANAJEMEN FILE


MANAJEMEN FILE

1.1 Folder dan File
Folder digunakan untuk menyimpan program, dokumen atau subfolder. Sedangkan File adalah sebuah nama yang digunakan untuk menyimpan sebuah data atau naskah yang sewaktu-waktu dapat dibuka kembali. Windows memberikan kemudahan untuk proses pembuatan berbagai type file seperti Text, Bitmap atau program aplikasi seperti Ms. Word atau Ms. Excel.
Untuk membuat folder disini kita akan menggunakan program My Computer yang terdapat di lembar kerja Desktop.

 Gambar 1. Icon My Documents

1.2 Prosedur membuat folder
Prosedur pertama yang dapat dilakukan untuk membuat sebuah folder, antara lain :
1. Double klik ikon My Documents di Desktop sehingga tampil jendela My Computer. Dalam jendela My Computer terdapat nama drive, dan ikon Control Panel seperti Gambar


































Gambar 2 Drive-drive pada My Computer

 2. Double klik Drive yang diinginkan, sehingga muncul folder-folder dan file-file yang sudah terdapat pada drive yang dipilih.
3. Untuk membuat folder baru tinggal klik pada menu File, kemudian pilih New sehingga akan tampil menu pulldown seperti gambar :


Gambar 3 Menu pilihan untuk membuat folder

4. Klik menu Folder sehingga ikon folder baru terlihat, seperti gambar berikut :


5. Klik nama Folder, teks yang diketikkan akan mengganti nama folder sementara “New Folder”. Windows 2000 memungkinkan anda mengetikkan nama folder dan file yang panjang dengan tujuan untuk mempermudah mengingatnya.
Prosedur Kedua :
1. klik kanan area kosong jendela folder sehingga tampil menu popup.



Gambar 5 Klik kanan untuk membuat folder

2. klik New sehingga tampil menu popup lanjutan. Proses berikutnya sama seperti prosedur pertama.

1.3 Properti Folder
Folder yang telah dibuat dapat memiliki beberapa properti untuk suatu tujuan tertentu. Berikut ini adalah gambar jendela properti folder.


 Gambar. 6 Folder Properties

Anda dapat memilih properti pada checkbox yang disediakan, Read Only dan atau Hidden.
 Read Only
Apabila folder berstatus Read Only, maka folder tersebut tidak dapat diganti namanya dan tidak dapat dihapus seketika.
Jika folder yang berstatus read only ingin diganti namaya akan keluar pesan seperti berikut :


Gambar 7 Pesan untuk rename folder
atau jika ingin dihapus maka akan muncul pesan konfirmasi seperti berikut :


Gambar 8 Pesan untuk menghapus folder
 Hidden
Apabila folder beratribut hidden, maka folder tersebut sebagai suatu folder yang tidak dapat dilihat dan tidak dapat digunakan karena disembunyikan.

1.4 Sharing Folder
Resource Sharing merupakan system pembagian resource yang ada di dalam sebuah Jaringan. File Sharing dipakai untuk dapat mengakses suatu disk, directory, cdrom dari komputer lain dalam satu Jaringan.
Caranya :
Di dalam properti folder terdapat tab sharing yang dapat digunakan untuk mengatur properti sharing. Ketika masuk pada tab sharing akan keluar gambar seperti berikut :




Gambar 9 Tab Sharing
 Do not share this folder
Pilihan ini digunakan untuk melepas sharing atau tidak menggunakan sharing sehingga folder, drive atau printer tersebut tidak dapat dipakai secara bersama-sama.
 Share this folder
Pilihan ini digunakan untuk menghubungkan / men-sharing folder, drive atau printer dengan komputer yang lain sehingga dapat digunakan secara bersama-sama.
 Pada bagian Share name biasanya langsung terpasang nama folder, drive atau printer yang akan di-share.
 Pada bagian Comment, ketikkan penjelasan singkat mengenai folder ini.
 User Limit digunakan untuk menentukan jumlah user yang dapat menggunakan folder ini.
o Maximum allowed
Mengijinkan semua user menggunakan folder ini
o Allow ... users
Menentukan jumlah maksimal user yang dapat menggunakan folder ini.
 Permission digunakan untuk memberikan hak-hak kepada setiap user untuk megakses folder ini.


Gambar 10 Share Permission
 

 Tombol Caching digunakan untuk menentukan setting penggunaan file/folder secara offline (tidak sedang terhubung ke jaringan)
Folder yang telah di-share dapat dilihat isi file sharing tersebut dengan menggunakan windows explorer dan browse komputer tempat share tersebut berada.
Folder yang telah di-share akan memiliki icon seperti gambar berikut :


Gambar 11 Tampilan folder yang telah di-share

1.5 Printer Sharing
Printer Sharing digunakan untuk melakukan printing dari komputer-komputer dalam satu Jaringan dengan menggunakan printer yang terpasang pada komputer dalam Jaringan tersebut. Hal ini akan menghemat pemakaian resource, karena satu printer dapat dipakai secara bersama oleh beberapa komputer dalam suatu jaringan.
Caranya :
1. Start Menu  Setting  Printers
2. Klik kanan printer yang telah terinstall pada komputer tersebut dan klik sharing.
3. Masukkan nama sharingnya.


Gambar 12 Printer sharing properties
4. Untuk melihatnya sama seperti melihat folder sharing
5. Agar printer sharing bisa digunakan maka connect dulu ke printer sharing


Gambar 13 Printer yang telah disharing
 6. Untuk menggunakan printer yang telah di-share ini pilihlah printer yang telah diconnect.

Gambar 14 Penggunaan Sharing Printer

BEKERJA DENGAN MS.WORD
2.1 Pendahuluan
Microsoft word merupakan salah satu paket program dari Microsoft Office yang digunakan untuk mengolah kata. Microsoft Word atau Microsoft Office Word adalah perangkat lunak pengolah kata (word processor) andalan Microsoft. Pertama diterbitkan pada 1983 dengan nama Multi-Tool Word untuk Xenix, versi-versi lain kemudian dikembangkan untuk berbagai sistem operasi, misalnya DOS (1983), Apple Macintosh (1984), SCO UNIX, OS/2, dan Microsoft Windows (1989). Setelah menjadi bagian dari Microsoft Office System 2003 dan 2007.
Pada saat menjalankan program Microsoft word, maka pada layar monitor akan muncul tampilan berikut :


2.2 Memulai Microsoft word
Secara default, saat pertama kali menjalankan Microsoft word, maka akan terbentuk dokumen kosong yang diberi nama doc1. Pada dokumen tersebut dapat diketikkan naskah yang akan Anda buat.
Untuk memulai Microsoft word langkahnya sebagai berikut :
1). klik tombol start microsoft windows
2). klik All Program
3). Klik kelompok Microsoft Office
4). Klik Microsoft Office 2007, maka akan tampil seperti gambar 1 diatas.


2.3 Membuat File Baru
Untuk membuat file baru, Anda dapat memilih menu File-New atau tekan tombol Ctrl+N pada keyboard.
2.4 Penyimpanan File
Setelah dokumen selesai dibuat, dapat disimpan dengan memilih menu File-Save atau tombol Toolbar atau tekan shortcut Ctrl+S. Setelah memilih menu tersebut bilamana anda belum pernah menyimpan file anda sebelumnnya maka akan pada layar akan muncul tampilan :


Masukkan nama file pada kolom File Name dan kemudian tekan Enter atau pilih tombolSave. Nama file tersebut dapat terdiri maksimum 255 karakter, bisa menggunakan titik atau spasi, tetapi tidak boleh menggunakan karakter * dan ?. Secara default, nama file tersebut akan diberi extention .doc oleh Microsoft word Dapat juga anda menentukan letak penyimpanan dengan memilih pada kotak dialog save in atau mengetikkan pada file name beserta nama filenya. Untuk membatalkan dapat menekan Escape atau tombol Cancel. Secara default, folder tempat penyimpanan dokumen Anda adalah My Documents. Anda dapat mengubah folder tersebut dengan memilih pilihan pada kolom Save In yang terletak di bagian atas window. Jika diinginkan, Anda dapat membuat folder baru dengan menekan tombol.
Anda juga dapat menyimpan dokumen dengan format selain Microsoft word yaitu dengan memilih pada kolom Save as Type.
2.5 Membuka File
Untuk membuka dokumen yang ada, dapat memilih menu File-Open atau tekan tombol toolbar atau tekan shortcut Ctrl+O. Maka akan muncul tampilan







Pilihlah dokumen yang akan dibuka dan kemudian tekan tombol Open, atau jika daftar tersebut terlalu banyak, maka dapat Anda ketikkan nama file (bisa hanya beberapa huruf depan saja) kemudian pilihlah nama dokumen yang ingin anda gunakan.
2.6 Menyimpan File Dengan Nama Lain
Jika Anda telah menyimpan dokumen dan ingin menyimpannya lagi dengan nama yang lain atau dengan format selain microsoft word, dapat dipilih menu File-Save As. Maka akan muncul window yang sama persis dengan window save di atas.
2.7 Menutup File
Setelah Anda selesai mengetikkan dokumen dan telah disimpan, maka dokumen tersebut dapat Anda tutup dengan memilih menu File-Close atau shortcut CTRL+ F4 atau mengklik simbol silang pada window.
2.8 Mengedit dan memformat dokumen
2.8.1 Copy dan Cut
Untuk memindahkan suatu bagian dokumen ke lain tempat, juga tidak perlu menghapus dokumen lama kemudian mengetik ulang dokumen tersebut di tempat yang baru melainkan dengan memperbanyak atau memindahkan saja.
Adapun langkah-langkah mengcopy atau memindahkan dokumen tersebut dapat dilakukan dengan cara :
1). Sorot bagian dokumen yang akan Anda copy/pindahkan. Penyorotan/memblok dapat menggunakan mouse ataupun tombol keyboard :
2). Jika Anda bermaksud menduplikat dokumen, pilih menu Edit-Copy atau tekan tombol atau tekan shortcut Ctrl+C.
3). Tetapi jika Anda hendak memindahkan dokumen, pilih menu Edit-Cut atau tekan tombol atau tekan shortcut Ctrl+X.
4). Pindahkan cursor ke tempat yang baru, kemudian pilih menu Edit Paste atau tekan tombol atau tekan shortcut Ctrl+V.
2.9 Menentukan Margin dan Ukuran Kertas
Microsoft Word menyediakan berbagai fasilitas yang berhubungan dengan pengaturan margin dan ukuran kertas (kuarto, A4, folio, legal, dll).
a. Mengatur ukuran kertas langkah-langkahnya sebagai berikut :
1). Klik menu File  Page Setup. Kotak dialog Page Setup akan ditampilkan.
2). Klik tab Paper.
3). Pada tombol daftar pilihan Paper Size, pilih dan klik ukuran kertas yang akan Anda gunakan. Atau gunakan kotak Width untuk menentukan lebar kertas, dan kotak Height untuk menentukan tinggi kertas sesuai dengan keinginan Anda.
4). Pada tombol daftar pilihan Apply To, pilih dan klik bagian dokumen yang akan memakai ukuran kertas dan orientasi yang baru.


o Whole Document, pengaturan baru akan berlaku untuk seluruh halaman.
o This Point Forward, Microsoft Word akan menyisipkan tanda pemisah Continuous pada titik sisip dan pengaturan baru akan dimulai pada bagian yang baru.
o This Section, pengaturan baru akan berlaku pada bagian tempat titik sisip berada.


b. Mengatur ukuran margin dan orientasi pencetakan
Untuk mengatur margin dari dokumen dengan menggunakan menu, ikuti langkah berikut ini :
1). Klik menu File Page Setup. Kotak dialog Page Setup akan ditampilkan.
2). Klik tab Margins.
3). Tentukan jarak dari batas margin yang Anda inginkan.
 Top, untuk menentukan batas margin atas.
 Bottom, untuk menentukan batas margin bawah.
 Left, untuk menentukan batas margin kiri pengetikan.
 Right, untuk menentukan batas margin kanan pengetikan.
4). Pada kotak isian Header, tentukan jarak dari tepi atas kertas ke isi header. Dan pada kotak isian Footer, tentukan jarak dari tepi bawah kertas ke isi footer.
5). Pada kotak pilihan Apply To, pilih dan klik bagian mana dari dokumen yang akan memakai margin baru.
6). Pada kotak Orientation, klik tombol pilihan Portrait untuk pencetakan dengan posisi tegak atau Landscape untuk pencetakan dengan posisi tertidur.
2.10 Mengatur huruf
Untuk mengatur huruf yang Anda pakai pada teks dengan memilih menu Format-Font.
Ada tiga pilihan tab pada menu tersebut :
1) Font : untuk mengganti bentuk atau jenis huruf, ukuran, warna, efek font dan garis bawah.

 Font Style – mengatur huruf agar memiliki style normal, tebal, miring, atau tebal dan miring
 Size - mengatur ukuran huruf
 Font Color - warna huruf
 Underline Style – mengatur bentuk garis bawah
 Underline Color – menentukan warna garis bawah
 Effects – Strikethrough (coret tengah), Double Strikethrough (coret tengah dua kali), Superscript (X2), Subscript (X2), Shadow (shadoww), Outline ( ), Emboss (emboss), Engrave ( ), Smallcaps (SMALLCAPS), All Caps (ALL CAPS), Hidden ( ).
Selain dengan memilih menu, Anda juga dapat mengatur jenis, ukuran dan style huruf dengan menekan tombol Toolbar


2) Character Spacing : pengaturan spasi karakter Spacing : untuk mengatur spasi karakter (normal, expanded – spasi renggang, condensed – spasi rapat)
Scale : memperbesar/memperkecil skala font
Position :untuk pergeseran vertical (normal, raised-posisi naik, lowered- posisi turun). Besar pergeseran default adalah 3 point.
Kerning for Fonts : untuk mengurangi jarak antara sepasang huruf dengan memanfaatkan lekuk atau bentuk huruf.
3) Text Effects : menambah efek animasi font
2.11 Mengatur Jenis huruf dan Ukurannya
Untuk mengatur jenis huruf dan ukurannya yang Anda lakukan langkah-langkahnya sebagai berikut :
1) Blok semua teks yang ada dalam surat atau naskah tersebut
2) Klik tombol dropdown Font untuk menentukan ukuran huruf, dan pilih misalnyanya Tahoma atau Tekan tombol Ctrl + Shift + F.
3) Klik tombol dropdown Font Size untuk menentukan ukuran huruf, misalnya 12 point atau tekan tombol Ctrl + Shift + P/Ctrl+shift+>/ Ctrl+shift+<













 2.12 Mengatur Perataan Paragraf
Anda dapat mengatur paragraf yang Anda buat dengan langkah-langkah berikut :
1) Klik menu Format  Paragraph
2) Pilih Alignment untuk mengatur perataan paragraph dengan pilihan rata tengah, kiri, kanan atau keduanya kanan dan kiri. Selain dengan menu ini, pengaturan perataan paragraf dapat dilakukan dengan menekan tombol Toolbar berikut :


1. Left untuk perataan kiri
2. Centered untuk perataan di tengah
3. Right untuk perataan kanan.
4. Justified untuk perataan penuh di kiri dan kanan.
2.13 Mengatur spasi atau jarak antar baris
Anda dapat mengatur spasi atau jarak antar baris yang Anda buat dengan langkah-langkah berikut :
1) Klik menu Format  Paragraph
2) Pilih Line Spacing untuk mengatur spasi yang anda inginkan misalnya jarak baris 1, 1½, 2. Selain dengan menu ini, pengaturan spasi dapat dilakukan dengan menekan tombol Toolbar berikut :


2.14 Mengubah huruf besar dan kecil
Anda dapat mengubah huruf besar dan kecil yang Anda buat dengan langkah-langkah berikut :
1) Klik menu Format  Change Case
 Sentence Case
 Lowercase – mengubah seluruh teks yang dipilih menjadi huruf kecil
 Uppercase – menggubah seluruh teks yang dipilih menjadi huruf besar
 Tittle Case – mengubah setiap huruf pertama tiap kata menjadi huruf besar dan huruf selanjutnya huruf kecil
 Toggle Case – mengubah huruf pertama dalam kata menjadi huruf kecil dan membesarkan huruf berikutnya.
2.15 Mengatur Tabulasi
Langkah-langkah untuk mengatur tabulasi adalah :
1) Klik menu Format-Tabs atau Format – Paragraph – tab Indents and Spacing – Tabs atau klik pointer mouse pada ruler.
2) Untuk mengatur posisi tabulasi yang diinginkan dengan cara mengetikkan jarak pada Tab Stop Position dan kemudian menekan tombol Set. Juga dapat ditentukan alignment teks yang terletak diantara tabulasi tersebut apakah rata kiri, kanan, tengah, dll.
3) Jika diinginkan karakter pengisi diantara dua tabulasi (misal, garis putus-putus, titik dll), maka dapat dipilih karakter yang diinginkan tersebut pada Leader.
Selain dengan menu ini, untuk menentukan tabulasi dapat langsung menekan ruler pada posisi yang diinginkan, maka akan terbentuk batas-batas tabulasi sesuai dengan alignment-nya.
Untuk mengubah alignment tabulasi, dapat dilakukan dengan menekan tombol di sebelah kiri ruler.
Menghapus tabulasi : dengan melakukan drag & drop pada tanda tab dan menariknya kebawah atau pilihan Clear pada kotak dialog tabs.
2.16 Membuat Daftar Bullet and Number
Bullets adalah penomoran yang menggunakan simbol atau gambar. Numbering penomoran yang menggunakan angka atau huruf.
Langkah-langkah Membuat bullets and numbering :
1) Klik menu format
2) Pilih dan klik Bullets and numbering, sehingga muncul jendela bullets and numberings sebagai berikut :


 3) Pilih bentuk bullets atau numbering yang diinginkan lalu tekan OK.
4) Jika ingin melihat bullets and numbering yang lain klik customize.


TABEL
3. Memformat Tabel
3.1 Merancang Table
Untuk membuat tabel pada Ms. Word langkah-langkahnya sebagai berikut :
1) Klik menu Table
2) Pilih Insert  klik table, sehingga muncul tampilan sebagai berikut :


3) Tentukan  jumlah kolom dan baris
Number of columns : tentukan berapa banyak kolom yg diisi
Number of Rows : tentukan berapa banyak baris yg diisi

4) Klik OK
3.2 Menambah kolom dan baris pada Tabel
untuk menambah kolom baru ke dalam tabel :
1. Blok atau sorot kolom yang akan ditambah
2. Klik insert columns pada menu table
menambah baris baru ke dalam tabel :
1. Blok atau sorot baris yang akan ditambah
2. Klik insert Rows pada menu table
3.3 Menghapus kolom dan baris pada Tabel
Untuk menghapus kolom pada tabel :
1. Blok atau sorot kolom yang akan dihapus

2. Klik Delets columns pada menu table
menghapus baris pada tabel :
1. Blok atau sorot baris yang akan dihapus
2. Klik Delete Rows pada menu table
3.4 Penggabungan CELL pada Tabel
Langkah-langkah untuk penggabungan cell sebagai berikut :
1. Sorot cell yang akan digabung
2. Klik menu table
3. Pilih merge cell
3.5 Membagi / membelah cell
Langkah-langkah untuk membelah cell sebagai berikut :
1. Sorot cell yang akan dibelah
2. klik menu table
3. pilih split cell, maka akan tamil kotak dialog split cell
4. Pada kotak number of columns, tentukan jumlah column
5. Pada kotak number of rows, tentukan jumlah baris
















Rabu, 15 Oktober 2014

APLIKASI KOMPUTER MS.WORD

Aplikasi komputer


Fungsi menu microsoft word 2003

Bab 1

Menu file,sub menu file
1 New : membuat file yang baru.
2Open : membuka file yang pernah kita buat.
3Save : menyimpan dokumen yang sebelumnya telah kita simpan dan telah diberi nama.
4Save as : menyimpan file yang baru dalam hal ini kita perlu mencantumkan nama file yang akan kita tempatkan  file tersebut.
5Save as web page : menyimpan dokumen sebagai halaman web.
6Search : melakukan pencarian dokument dalam suatu file.
7Version : untuk menampilkan versi yang sedang di gunakan.
8Web page preview : preview halaman web
9Page setup : mengatur halaman,ukuran kertas,ukuran margin,dll
1Print preview : menampilkan hasil kerja yang telah kita buat pada kertas .
11. Print : mencetak dokument yang telah kita buat pada kertas.
12. Sent to : mengirimkan dokumen.
13. Propertis : melihat detail.
14. Exit : keluar dari program word




·         Undo                          : untuk mengembalikan mundur apa yang sudah di kerjakan
·         Repeat atau redo     : untuk mengembalikan maju apa yang sudah di kerjakan
·         Cut                              : untuk memotong suatu file dan mengembalikanya di
  aplikasi/program berbeda
·         Copy                           : untuk menyalin suatu teks
·         Paste                          : untuk mencetak hasil salinan
·         Paste special             : Untuk mencetak hasil copy dalam bentuk Format yang di inginkan
·         Paste Hyperlink        : Untuk mencetak hasil copy dalam bentuk Link agar dapat terhubung
  dengan file lainnya.
·         Clear                          : mengembalikan 1 langkah
·         Select all                    : memblok kalimat seluruhnya
·         Find                            : memberikan halaman yang di tuju
·         Replace                     : Untuk melongkap.
·         Go to                           : Menuju halaman, baris, dll yg dituju
·         Links                          : teks yang dapat terhubung dengan file lainnya
·         Object                         : berisikan objek yang ingin kita masukan pada lembar kerja


 BAB 3 
 


Fungsi menu-menu microsoft office word 2003
•           Normal                       : tampilan stndar word.normal view digunakan untuk    mengetik,mengubah dan memformat taks secara umum
•           Web layout                : untuk menghubungkan denga halaman web internet
•           Print layout                : tampilan hasil cetakan.digunakan untuk melihat tampilan dokumen sesuai  dengan kertas yang digunakan
•           Outline                       : tampilan naska beserta bagan atau hirarkhi teks.
•           Task pane                 : menampilkan atau menyembunyikan bantuan task pane pada layar toolbars
•           Toolbars                     : untuk mengatur file document
•           Ruler                          : untuk mensejajarkan paragraf tersebut 
•           Show paragraph marks : untuk menampilkan atau menyembunyikan tanda atau simbol
•           Gridlines                    : Berfungsi membantu descripsi judul
•           Documents map       : Untuk membuka lembaran kosong yang terdapat pada dokumen
•           Header footer                        : Untuk membuat cetakan
•           Footnotes                  : Untuk Membuat keterangan
•           Mark up                      : Mengintergrasikan gambar dengan tulisan
•           Full screen                : Untuk menampilkan layar penuh tapi tidak dijalankan
•           Zoom                          : Untuk membesarkan tampilan subyek


BAB 4 


Menu-menu Insert, Sub Menu Insert
·         Break adalah cara untuk membuat posisi teks tertuntu berada di halaman selanjutnya
·         Page number adalah cara untuk membuat nomor halaman pada sebuah dokumen
·         Date and time cara memasukan tanggal pada saat pembuatan dokumen
·         Auto  text berguna untuk menyisipkan text
·         Fieldberguna untuk menyisipkan field
·         Symbol berguna untuk memasukan symbol-simbol atau karakter khusus
·         Comment untuk menyisipkan komentar dan catatan
·         Reference untuk menyisipkan footnote, caption, cross-refrence dan index
·         Web component untuk memasukan komponen dari web
·         Picture berguna untuk memasukan gambar pada sebuah dokumen
·         Diagramberguna untuk memasukan dan membuat diagram pada dokumen
·         Text box berguna untuk membuat catatan kecil yang berada dalam kotak
·         File untuk menyisipkan file
·         Object berguna untuk memasukan sebuah objek seperti gambar, diagram, barcode dan sebagainya
·         Bookmark berguna untuk menyisipkan bookmark atau tanda
·         Hyperlink adalah  teks atau grafik yang dikirimkan kesuatu file, dokumen HTML


BAB 5 




Font berfungsi untuk mengganyti bentuk atau jenis huruf,ukuran , warna, efek, font dan garis bawahh
Fungsi- fungsi font
Font                 : mengatur jenis huruf
Font style        : Mengatur huruf agar memiliki style normal, tabel, miring, atau tabel dan miring
Size                 : Mengtur ukluran huruf
Font color        : Warna huruf
Underline style : Mengatur bentuk garis bawah

Fungsi Paragraf


Group Paragraph terdiri dari sekumpulan menu yang memiliki kesamaan fungsi untuk mengatur paragraf teks. perintah-perintah di Group Paragraph yaitu:
Bullets : untuk memberikan tanda bullet di tiap paragraf terpilih
Numbering : untuk memberikan format penomoran di tiap paragraf terpilih
Decrease Indent : untuk menggeser baris kedua paragraf ke kiri
Increase Indent : untuk menggeser baris kedua paragraf ke kanan
Left-to-Right : untuk menjadikan arah teks berjalan dari kiri ke kanan (format Latin)
Right-to-Left : untuk menjadikan arah teks berjalan dari kanan ke kiri (format Arab)
Sort : untuk menyortir data
Show Paragraph Marks : untuk menampilkan / menyembunyikan tanda koreksi paragraf
Align Text Left : untuk mengatur teks rata kiri
Center : untuk mengatur teks rata tengah
Align Text Right : untuk mengatur teks rata kanan
Justify : untuk mengatur teks rata kanan-kiri
Line Spacing : untuk mengatur jarak antar baris teks
Shading : untuk mengatur warna latar teks terpilih
Border : untuk memberikan garis tepi pada teks terpilih.



Bullet and Numbering
Menggunakan bullet dan numbering (penomoran otomatis) Microsoft Word 2007- Bullet and Numbering adalah perintah untuk membuat simbol atau penomoran secara otomatis pada awal baris atau kalimat.
1) Membuat simbol dengan bullets
Perhatikan contoh penggunaan bullet dalam kalimat berikut.

Langkah untuk menggunakan bullets adalah sebagai berikut.
a) Tempatkan kursor pada baris atau paragraf yang akan disisipkan bullets.
b) Klik tab Home, kemudian pada submenu Paragraph pilih tombol Bullet, maka akan tampil kotak dialog sebagai berikut.
Gambar 5.46. Pilihan bullets
c) Klik pada tombol Bulleted, dan pilih salah satu bullets yang diinginkan. Klik tombol Define New Bullet untuk memilih jenis lain.
d) Klik OK untuk menutup kotak tersebut.
2) Penomoran Baris

Langkah untuk menggunakan bullets adalah sebagai berikut.
a) Posisikan kursor pada baris atau paragraf yang akan disisipkan nomor baris.
b) Klik tab Home, kemudian pada submenu Paragraph pilih Numbering.
c) Klik pada tombol Numbered dan pilih salah satu numbering yang diinginkan, kemudian klik OK untuk menutup kotak tersebut.


Gambar 5.47. Pilihan format penomoran angka

·         Bording and shading = digunakan untuk memberi garis batas dan pola kelabu/raster dengan cara memilih menu format-borders and shading  atau pada tool bar  klik button tables and borders.
·         Columns =
·         Tabs = untuk mengatur posisi tabulasi yang di inginkan dengan cara mengetikkan jarak pada tab stop position dan kemudian menekan tombol set.
·         Drop cap = untuk menampilkan huruf atau kata pertama dalam paraghraf agar menjadi besar dan mencolok
·         Text direction = 
·         Change case = digunakan untuk mengubah huruf besar dan kecil
·         Fit text =
·         Background = adalah property CSS yang mendefinisikan latar belakang dari sebuah area.
·         Theme = sekumpulan file php (atau script server-side lainnya ), HTML CSS, dan gambar yang bertugas menjadi interface antara blogware atau CMS dengan pengunjungnya., apa yang tampil dan yang anda lihat ketika mengakses blog /website ditentukan oleh theme, dengan kata lain theme adalah mekanisme umtuk mendefinisikan tampilan website/ blog.
·         Frames =
·         Auto format =
·         Style and formating = style digunakan untuk menyimpan format tampilan pada naskah sehingga dapat di gunakan pada naskah lainnya.
·         Reveal formating =
·         Object =



· 

BAB 6   
Menu tools, sub menu tools : digunakan untuk mengatur program kerja

- spelling and grammar : Mengoreksi naskah dalam bahasa inggris

- language : Pengaturan bahasa

-word count  : Menghitung jumlah karakter atau kata yg diketik.

- autosummarize: Secara otomatis meringkas dokumen

- speech : Memerintahkan atau menulis kata atau kalimat tanpa bantuan mouse & keyboard.

- track changes : Perintah untuk melihat perubahan oleh orang lain

- compare and marge documents : Menyatukan dokumen satu dgn dokumen lainnya

- protect document : Perintah untuk mengamankan data

- online colaboration : Perintah untuk menyusun pertemuan beserta penjadwalannya

-letters and mailings : Membuat surat dan e-mail

-macro : Membuat makro, merekam, dan memproteksi makro

- template and add-ons : Menampilkan parameter SEO suatu halaman website

- autoCorrect options : Untuk menampilkan perintah AutoCorrect
- Customize : Pengaturan, penambahan, dan pengurangan jenis ikon yg aktif dan digunakan dlm menu
- options :  Melakukan pemilihan dan pengaturan metode maupun pengaturan umum

BAB 7


Menu  table, sub menu table
- Draw table berfungsi untuk mengatur style table secara manual.
- Insert berfungsi untuk menyisipkan sebuah objek kedalam dokumen yang sedang kita buat.
- Delete berfungsi untuk menghapus data dalam database.
- Select berfungsi untuk menandai table,  baris, cell dan kolom.
- Merge cell berfungsi untuk menggabungkan dua cell atau lebih menjadi satu baris atau satu kolom.
- Split cell berfungsi untuk memecah cell menjadi beberapa cell.
- Split table berfungsi untuk memecah menjadi beberapa table.
- Table auto format berfungsi untuk memformat table dengan format yang telah di sediakan MS.Word.
- Auto fit berfungsi untuk menentukan penyesuaian judul, Windows, kolom secara otomatis.
- Heading rows repeat berfungsi untuk mengulang baris judul.
- Convert berfungsi untuk mengkonversi teks menjadi table atau sebaliknya.
- Sort berfungsi untuk mengurutkan data atau teks.
- Formula berfungsi untuk menggunakan rumus dan fungsi yang di sediakan MS. Word.
- Hide gridline berfungsi untuk menampilkan atau menyembunyikan gari bantu pada table.
- Table properties berfungsi untuk menampilkan kitak dialog table properties.
      
BAB 8
 

Menu Window submenu window
    New Window
Fungsinya untuk membuka jendela baru.

2.      Arrage All : Fungsinya untuk membagi lembar kerja yang aktif menjadi dua bagian.

3.      Split :Fungsinya untuk membagi lembar kerja yang aktif menjadi dua bagian.

Menu Help Submenu Help
1.      Microsoftword Help
Fungsinya untuk memunculkan atau menampilkan fasilitas help yang bisa membantu kita menyelesaikan masalah.

2.      Show The Office Assistant : Fungsinya untuk menampilkan atau menyembunyikan office assistant

3.      Office On The Web : Fungsinya untuk melihat informasi terkini dari office website.

4.      Activate Product :Fungsinya untuk memuNculkan atau menampilkan aktif product.

5.      Detect And repair : Fungsinya untuk mencari dan memperbaiki kesalahan secara otomatis.

6.      About Microsoft word : Fungsinya untuk menampilkan informasi mengenai program Microsoft word yang kita gunakan. 

Jumat, 10 Oktober 2014

Mengenal Jenis-jenis Program Aplikasi Komputer

 
Program aplikasi komputer adalah software atau perangkat lunak komputer yang dibuat untuk melakukan tugas tertentu. Jika sistem operasi komputer (misalnya Windows) berfungsi untuk melakukan operasi dasar, program aplikasi tertentu bisa kita tambahkan (install) untuk melengkapi kemampuan sistem operasi komputer untuk melakukan tugas-tugas yang lebih spesifik.
Dewasa ini ada banyak sekali program aplikasi komputer. Secara garis besar, jenis aplikasi komputer berdasarkan kegunaan dan contohnya adalah sebagai berikut:
  • Aplikasi Perkantoran atau Office: untuk menunjang tugas administratif perkantoran. Di antaranya Microsoft Office dan OpenOffice.
  • Aplikasi Grafis: untuk mendesain dan mengolah gambar atau foto. Di antaranya adalah aplikasi CorelDraw, GIMP, dan Photoshop.
  • Aplikasi Multimedia: untuk memutar file multimedia. Misalnya aplikasi WinAmp, Windows Media Player, dan QuickTime.
  • Aplikasi Internet: untuk mengakses beragam layanan internet. Di antaranya Internet Explorer, Mozilla Firefox, dan Opera yang semuanya berfungsi untuk menjelajah internet atau browsing. Selain itu ada beberapa software khusus,misalnya mIRC dan Yahoo! Messenger untuk chatting, FileZilla untuk transfer file, dan Outlook untuk mengelola email.
  • Aplikasi Game: aneka aplikasi permainan.

Ikon Berbagai Program Aplikasi Komputer
Aplikasi Office sendiri biasanya berupa beberapa aplikasi yang dikemas menjadi satu paket. Aplikasi-aplikasi yang dikemas di dalam paket aplikasi Office dan contoh programnya antara lain :
  • Aplikasi Pengolah Kata, contohnya Microsoft Word.
  • Aplikasi Pengolah Angka, contohnya Microsoft Excel.
  • Aplikasi Pengolah Basis Data, contohnya Microsoft Access.
  • Aplikasi Pengolah Presentasi, contohnya Microsoft Powerpoint.

Kamis, 02 Oktober 2014

Sejarah Perkembangan Komputer


 SEJARAH KOMPUTER DAN PERKEMBANGANNYA

Sejarah Komputer dan Perkembangannya

Dalam pengertian yang paling mendasar, komputer adalah perangkat yang membantu manusia dalam melakukan berbagai macam perhitungan. Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. 

Sempoa atau Abacus merupakan awal dari lahirnya komputer. Komputer dalam melakukan prosesnya berbentuk elektronik, yang memungkinkan untuk melakukan perhitungan yang lebih luas dan cepat. Hingga saat ini komputer dapat memproses gambar, suara, teks dan bentuk non-numerik data lainnya. Yang perlu diingat semuanya itu tidak lepas dari perhitungan numerik dasar. Gambar, suara dan lainnya hanyalah sebuah abstaksi dari angka-angka yang berderak di dalam sebuah mesin. Dalam komputer angka-angka tersebut yaitu “1” dan “0” yang mewakili kombinasi listrik aktif dan non-aktif. Dengan kata lain setiap gambar, suara, teks dan lainnya di dalam komputer memiliki kode biner yang sesuai.

Komputer Generasi Pertama (1940 – 1950)

Sejarah Komputer Generasi Pertama ENIAC 
Komputer Generasi Pertama menggunakan beberapa tabung vakum yang besar dan kompleks seperti crystal diodes, relays, resistors, dan capacitors yang membutuhkan daya listrik sebesar 150 kilowatt. Komputer elektronik pertama yang digunakan untuk umum yaitu ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer). Sudah berbentuk digital, namun belum menggunakan kode biner sebagai prosesnya. Digunakan untuk memecahkan rangkaian lengkap tentang masalah komputasi. Diprogram menggunakan plugboard dan switch, yang sudah mendukung input dan output dari IBM card.
Komputer elektronik pertama yang digunakan untuk non-umum yaitu ABC (Atanasoff-Berry Computer), ten British Colossus computers, german Z3, LEO, UNIVAC, dan Harvard Mark I.

Ciri-ciri komputer pada generasi pertama adalah sebagai berikut :
  1. Komponen elektronikanya dari Tabung Hampa (Vacuum Tube)
  2. Program dibuat dalam bahasa mesin (Machine Language), yang programnya tersimpan dalam memori komputer.
  3. programnya masih menggunakan bahasa mesin dengan menggunakan kode 0 dan 1 dalam urutan tertentu.

Komputer generasi pertama memiliki sifat-sifat sebagai berikut :
1)            Ukurannya besar dan memerlukan tempat yang sangat luas
2)            Banyak Pendingin (AC) karena banyak mengeluarkan panas
3)            Prosesnya relatif lambat
4)            Memerlukan Kapasitas untuk menyimpan data kecil.
                               
Contoh komputer generasi pertama adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Calculator) yang dibuat oleh Dr John Mauchly dan Presper Eckert tahun 1946.


Komputer Generasi Kedua (1955 – 1960)

Sejarah Komputer Generasi Kedua IBM1401 
Komputer Generasi Kedua muncul setelah ditemukannya transistor, yang kemudian mulai mengganti tabung vakum dalam desain komputer. Dengan transistor, daya, panas dan bentuk jauh lebih kecil dibandingkan dengan komputer generasi pertama. Namun, masih jauh lebih besar dengan komputer sekarang ini.
Komputer dengan transistor pertama ini dibuat di University of Manchester pada tahun 1953. Yang paling populer dari komputer transistor generasi kedua ini adalah IBM 1401. IBM juga menciptakan drive pertama (sebuah media penyimpanan) pada tahun 1956, yang dikenal dengan IBM 350 RAMAC.

Ciri ciri komputer generasi kedua adalah sebagai berikut :
1)     Komponen elektronikanya dari Transistor
2)     Program dibuat dengan Assembly Language, Common Business-Oriented Language (COBOL) dan
        formula translator (FORTRAN) dan ALGOL
Sifat-sifatnya:
1)            Ukurannya relatif kecil
2)            Tidak banyak mengeluarkan panas
3)            Telah mengenal Magnetic Tape dan Magnetic Disk
4)            Mulai mengenal Tele Processing (time sharing yang memungkinkan beberapa user dapat memakai
                komputer secara bersama-sama.
5)            Proses relatif lebih cepat
6)            Kapasitas untuk menyimpan data semakin besar.

Contoh: komputer pada generasi kedua adalah DEC PDP-8, IBM 700, dan IBM 7094.
Komputer Generasi Ketiga (1960)
Sejarah Generasi Komputer Ketiga IBM System 360
Penemuan Integrated Circuits (IC) atau dikenal juga dengan microchips, membuka jalan untuk komputer generasi ketiga atau yang kita kenal dengan komputer sekarang ini. Berbentuk jauh lebih kecil dengan generasi komputer sebelumnya, dengan transistor yang lebih banyak dan dibenamkan ke dalam microchips tunggal. Dalam tahap perkembangannya, komputer generasi kedua masih bertahan.
Pertama munculnya minicomputer yang didasarkan pada kedua transistor dan microchips seperti IBM System/360. Komputer ini jauh lebih kecil dan lebih murah daripada generasi-generasi sebelumnya. Komputer Generasi Ketiga dikenal sebagai mainframe komputer. Minicomputer dapat dilihat sebagai jembatan antara mainframe dan microcomputer sebagai proliferasi dalam perkembangan komputer.

Ciri ciri komputer generasi ketiga adalah sebagai berikut :

  1. Komponen elektronikanya dari Integrated Circuit (IC) yang berbentuk lempengan atau chip
  2. Program dibuat dengan bahasa tingkat tinggi (High Level Language), yaitu: BASIC, FORTRAN, COBOL
  3. Sudah menerapkan konsep multi processing dan dapat menjalankan program lebih dari satu multi programming dalam waktu yang bersamaan
  4. Dapat berkomunikasi dengan peralatan lain untuk melakukan komunikasi data seperti telepon dengan komputer.
Sifat-sifatnya:

  1. Ukurannya lebih kecil dari komputer generasi kedua
  2. Mulai mengenal Multi Programming dan Multi Processing
  3. Adanya integrasi antara Software dan Hardware dalam Sistem Operasi
  4. Prosesnya sangat cepat
  5. Kapasitas untuk menyimpan data lebih besar.
Contoh: komputer generasi ketiga adalah Apple II, PC, dan NEC PC.

Komputer Generasi Keempat (1971)

Sejarah Komputer Generasi Keempat Mikrokomputer
     Microchips berbasis Central Processing Unit (CPU) pertama, terdiri dari beberapa microchips untuk komponen CPU yang berbeda. Dorongan untuk integrasi semakin besar dan miniasturisasi dipimpin menuju single-chip CPU, di mana semua komponen CPU yang diperlukan dimasukkan ke sebuah microchips tunggal yang disebut microprocessor. Microprocessor pertama yaitu Intel 4004.
Munculnya microprocessor melahirkan evolusi dari microcomputer, bentuk yang akhirnya akan menjadi komputer pribadi yang kita kenal sekarang ini.
    Pada periode ini berbagai IC disatukan menjadi satu kesatuan membentuk komponen yang disebut dengan VLSI (Very Large Scale IC). Penggunaan perangkat lunak yang semakin mudah dan berkembang mulai diterapkan pada komputer-komputer rumahan, seperti word processing dan spreadsheet.Jaringan internet pun makin luas yang dahulunya hanya dinikmati oleh kelompok-kelompok elite kini sudah bisa digunakan juga oleh masyarakat awam.Penggunaan mikroprosessor kini tidak mutlak lagi digunakan hanya pada komputer melainkan sudah diaplikasikan pada produk-produk elektronik lainnya, seperti televisi dan microwave.
    Melihat perkembangan dunia komputer yang tingkat pertumbuhannya sangat tinggi mulai dari generasi awal hingga sekarang ini dapat kita prediksikan bagaimana karakteristik komputer pada generasi mendatang. Mungkin saja, komputer nantinya tidak harus terus didikte oleh manusia tetapi ia sudah dapat melakukan segala sesuatunya sendiri. Boleh dikata kemampuannya sudah menyerupai kepandaian manusia. Kemampuan seperti itu (Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelegence) kini aktif diteliti oleh negara-negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat. Contohnya: PC (Personal Computer). Teknologi IC komputer generasi ini yang membedakan antara komputer mikro dan komputer mini serta main frame. Beberapa teknologi IC pada generasi ini adalah Prosesor 6086, 80286, 80386, 80486, Pentium I, Celeron, Pentium II, Pentium III, Pentium IV, Dual Core, Core to Duo, Quad Core, Core i3, i5, i7, Ivy bridge (buatan Intel), dan ada juga AMD K6, Athlon dsb. Generasi ini juga mewujudkan satu kelas komputer yang disebut komputer super



 Komputer Generasi Kelima (Sekarang)
   Pada generasi ini ditandai dengan munculnya: LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan ribuan microprocessor ke dalam sebuah microprocesor. Selain itu, juga ditandai dengan munculnya microprocessor dan semi conductor.
   Perusahaan-perusahaan yang membuat micro-processor di antaranya adalah: Intel Corporation, Motorola, Zilog dan lainnya lagi. Di pasaran bisa kita lihat adanya microprocessor dari Intel dengan model 4004, 8088, 80286, 80386, 80486, dan Pentium. Pentium-4 merupakan produksi terbaru dari Intel Corporation yang diharapkan dapat menutupi segala kelemahan yang ada pada produk sebelumnya, di samping itu,kemampuan

11
dan kecepatan yang dimiliki Pentium-4 juga bertambah menjadi 2 Ghz. Gambar-gambar yang ditampilkan menjadi lebih halus dan lebih tajam, di samping itu kecepatan memproses, mengirim ataupun menerima gambar juga menjadi semakin cepat.
   Pentium-4 diproduksi dengan menggunakan teknologi 0.18 mikron. Dengan bentuk yang semakin kecil mengakibatkan daya, arus dan tegangan panas yang dikeluarkan juga semakin kecil. Dengan processor yang lebih cepat dingin, dapat dihasilkan kecepatan MHz yang lebih tinggi. Kecepatan yang dimiliki adalah 20 kali lebih cepat dari generasi Pentium 3.
   Packard Bell iXtreme 4140i merupakan salah satu PC komputer yang telah menggunakan Pentium-4 sebagai processor dengan kecepatan 1.4 GHz, memory RDRAM 128 MB, Harddisk sebesar 40 GB (1.5 GB digunakan untuk recovery), serta video card GeForce2 MX dengan memory 32 MB. HP Pavilion 9850 juga merupakan PC yang menggunakan Pentium-4 untuk processornya dengan kecepatan 1.4 GHz. PC Pentium-4 Hewllett-Packard ini dating dengan dominan warna hitam dan abu-abu.