Kamis, 27 November 2014

PENGGUNAAN FUNGSI STATISTIKA

Penggunaan Fungsi Statistika pada Ms.Excel 2007

Fungsi Statistika adalah termasuk rumus fungsi yang digunakan dalam proses untuk menghitung suatu data dalam excel.
Fungsi statistika antara lain : COUNT, SUM, AVERAGE, MAX, MIN.

CONTOH :
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4_QTb1ngP_VBovhTcIJ7JrYkTO0sXQ5A8ehAa3KpZvfUJwZ_L_2k7SWzmwDCuJXa7vPNUSeKhaLRfx64JdOcQOvmGb4w6DOhdOm7cK-cGbCu4zI0uUtFr3vs3MAEfGtiXDeKSwvS1PHQ/s640/contoh+fungsi+statistika+%28excel%29.PNG
Dapat dilihat bahwa untuk menghitung angka atau nilai – nilai tersebut adalah dengan menggunakan rumus fungsi, kegunaannya adalah untuk menghemat waktu karena akan mempercepat penyeleseian dalam pekerjaan.
Ø  Menghitung jumlah => =SUM(numbe1r;number2,…)
·         Ketik =SUM(
·         Lalu drag angka – angka yang akan dijumlahkan/ditotalkan
·         Kemudian ENTER

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyPx4HFt0HB4c8UCMsiaaAvIxqR1fdE-wVoaOgTHaauY04iSjK_x3jcij1QJpjdCSq3TZksWcm2WrbuPVcrnW3WlpD5FGQ46yxgOeoTQ0POzopTl0vbAs-EPYpX_UCqnkrp4yCGZGfnUc/s1600/fx+SUM.PNG

Ø  Menghitung rata- rata => =AVERAGE(number1,number,…)
·         Ketik =AVRAGE(
·         Lalu klik pada angka salah satu dari jumlah data
·         Kemudian dibagi dengan banyaknya nilai dalam mata kuliah
·         Lalu ENTER
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDB9NDm6xgX2FMH_ukZp0v73COTn2XuOzvhrUGGkkc8_o8p6lXLCXY6V5gQmMuT3WgTJK4IkKX25b_IAH1_UPxGTwlcuNlQMcxMRoEEWQAIh5DPuWiIe9nAlRdrImqFlK-Xq1pLRcMV5I/s1600/fx+AVERAGE+%2528excl%2529.PNG

Ø  Menghitung COUNT => =COUNT(number,number,…)
·         Ketik = COUNT(
·         Kemudian blok/drag data yang akan dijumlah atau total dari data.
·         Klik atau tekan enter.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfxwGYaXtMo20lmNtbhIdahUY44CaDSeGABMtndiciy3FJbvtzR5zmbVMu4rrDZcx8lQuMhBuPIPURj6N_gp-ipR_7jjdmZWbWDwnRGrL0T6J_dAyoWkYTQcmAktvmpmv52eMsAnfXp18/s1600/fx+COUNT+%2528excel%2529.PNG

Ø  Menghitung nilai MAX => =MAX(number1,number2,…)
·         Ketik =MAX(
·         Lalu blog/drag angka dari data yang akan ditentukan nilai maksimalnya,
·         Tekan enter

Ø  Menghitung nilai MIN => =MIN(number1,number2,…)
·         Ketik =MIN(
·         Blok/drag angka dari data yang akan ditentukan nilai maksimalnya,
·         Tekan enter


Rabu, 19 November 2014

ms. excel

A.      Pengertian

Pengertian Microsoft excel adalah Program aplikasi pada Microsoft Office yang digunakan dalam pengolahan angka (Aritmatika). Program ini sering digunakan oleh para akutan untuk menuliskan atau mencatat pengeluaran dan pemasukan didalam perusahaan atau suatu lembaga maupun instansi-instansi kecil. Microsoft Excel juga sering digunakan oleh ibu rumah tangga untuk menulis atau mencatat keuangan dalam rumah tangga sepertihalnya pengeluaran atau pemasukan dalam tiap bulan atau minggu.

B.      Fungsi  Dasar

Fungsi bisa lebih efisien dengan operasi matematika dari pada formula. Untuk contoh, jika anda ingin memasukkan values sel D1 sampai D10, anda akan mengetikan rumus formula "=D1+D2+D3+D4+D5+D6+D7+D8+D9+D10". Jalan pintas akan digunakan menjumlah (SUM) cara sederhana"=SUM(D1:D10)". Beberapa fungsi lain dan contoh diberikan dalam tabel dibawah

=SUM(…)
Fungsinya : Untuk melakukan penjumlahan
Bentuk umum : =SUM(range sel)

Contoh : Misalkan kita akan menjumlahkan dari sel H5 sampai sel H15
Penulisan : =SUM(H5:H15)

=COUNT(…)
Fungsinya : Untuk melakukan counter
Bentuk umum : =COUNT(range sel)
Contoh : Misalkan kita akan menghitung jumlah pegawai yang berada di sel B5 sampai sel B15
Penulisan : =COUNT(B5:B15)

=MAX(…)
Fungsinya : Untuk mencari nilai maksimum (terbesar)
Bentuk umum : =MAX(range sel)
Contoh : Misalkan kita ingin menetukan nilai terbesar dari sederetan sel yang berada di sel F1 sampai sel F17
Penulisan : =MAX(F1:F17)

=MIN(…)
Fungsinya : Untuk mencari nilai minimum (terkecil)
Bentuk umum : =MIN(range sel)
Contoh : Misalkan kita ingin menentukan nilai terkecil dari sederetan sel yang berada di sel F1 sampai sel F17
Penulisan : =MIN(F1:F17)

=AVERAGE(…)
Fungsinya : Untuk mencari nilai rata-rata
Bentuk umum : =AVERAGE (range sel)
Contoh : Misalkan kita ingin mengetahui nilai rata-rata dari sel A11 sampai A17
Penulisan :=AVERAGE(A11:A17)

=ABS(…)
Fungsinya : Untuk mengubah angka-angka yang ada dalam daftar argumennya menjadi bilangan mutlak (absolut)
Bentuk umum : =ABS(range sel)
Contoh : Misalkan kita bermaksud mengetahui secara mutlak dari sel yang kita aktifkan, misal di sel F17
Penulisan : =ABS(F17)

=SQRT(…)
Fungsinya : Untuk menghitung akar dari bilangan X. Bilangan X tidak boleh negative
Bentuk umum : =SQRT(range sel)
Penulisan : = SQRT(25)
=IF(…;…;…)
Fungsinya : Untuk mengecek apakah nilai yang kita gunakan sebagai kunci benar atau salah (memenuhi syarat atau tidak)
Bentuk umum : =IF(logical_test ; Value_if_true ; Value_if_false)
Contoh : Misalkan kita akan membandingkan nilai di suatu sel yang berada di sel F17, tentang kriteria siswa dinyatakan lulus atau gagal dengan ketentuan sbb. Jika nilai rata-rata siswa lebih
besar sama dengan 60, maka siswa dinyatakan LULUS, dan sebaliknya.
Penulisan : =IF(F17>=60:”LULUS”;”GAGAL”)
artinya jika kolom F17 lebih besar sama dengan 60, maka LULUS, jika kurang dari 60, maka GAGAL
Keterangan :Jika kondisi di sel F17 terpenuhi, maak kerjakan Value_if_true, jika kondisi di sel F17
tidak terpenuhi, maka kerjakan Value_if_false

=DATE(Year,Month,Date)
Fungsinya : Untuk menghitung jumlah hari
Contoh : =DATE(73,8,11) 26887 hari

=VLOOKUP
Fungsinya :Untuk pembacaan suatu tabel secara vertikal
Bentuk umum:=VLOOKUP(lookup_value; table_array; Col_index_num ; Range_lookup)

=HLOOKUP
Fungsinya : Untuk pembacaan suatu tabel secara horizontal
Bentuk umum: =HLOOKUP(lookup_value;
table_array ; Col_index_num ; Range_lookup)

=LEFT(…;…)
Fungsinya :Untuk mengambil teks sejumlah karakter tertentu dari sebuah kiri
Bentuk umum : =LEFT(teks;jumlah karakter yang diambil)
Contoh : Misal kita akan mengambil karakter yang ada di sel F17 (Februari) sebanyak 3 huruf
Penulisan : =LEFT(F17;3) hasilnya Feb

=RIGHT(…;…)
Fungsinya :Untuk mengambil teks sejumlah karakter tertentu dari sebuah kanan
Bentuk umum : =RIGHT(teks;jumlah karakter yang diambil)
Contoh : Misal kita akan mengambil karakter yang ada di sel F17 (Februari) sebanyak 3 huruf
Penulisan : =RIGHT(F17;3) hasilnya ari

=MID(…;…;…)
Fungsinya :Untuk mengambil teks dari kedudukan tertentu dengan sejumlah karakter tertentu
Bentuk umum : =MID(teks; start_number; number_char)
Contoh : Misal kita akan mengambil karakter baru yang ada di sel F17 (Februari)
Penulisan : =MID(F17:3:3)


  Sumber:
http://arkhanantacom.blogspot.com/2010/06/fungsi-dasar-microsoft-excel.html

C.      Istilah-istilah dalam excel

1.       Cell : merupakan bagian terkecil dari worksheet yng dapat diisi dengan jumlah karakter (max. 255 karakter) isi cell dapat berupa value, formula atau text. Contoh : cell A3, cell D5

2.       Worksheet (lembar Kerja) : merupakan kumpulan dari 256 kolom dan 65536 baris.

3.        Workbook (buku kerja) : merupakan kumpulan dari 256 worksheet (berlabel sheet1 sampai sheet 256)

4.       Range : merupakan sekelompok cell yang akan mendapataksi sama sesuai perintah yang anda jalankan. Pemberian alamat/ address dilakukan mulai dari cell sudut kiri atas sampai cell sudut kanan bawah. Contoh : A4:D6 → range mulai dari cell A4 sampai cell D6

5.       Alamat Relatif : merupakan alamat yang jika dituliskan kedalam bentuk rumus atau fungsi akan berubah jika dicopy ke cell lain.
Contoh : cell berisi formula A5*6 ,B3 dicopy ke C5 formula pada C5 berubah menjadi B8*6

6.       Alamat Semi Absolut : merupakan alamat yang dituliskan dengan tanda $ didepan baris atau kolomsehingga nilai tidak akan berubah.
Contoh : Cell B1 berisi formula $A1*7,B1 dicopy kan ke D5 formula pada D5 menjadi $A5*7

7.       Alamat Absolut : merupakan alamat yang dituliskan dengan tanda $ didepan baris dan kolom.tekan tombol F4 untuk menghasilkan alamat absolut pada formula bar. Contoh : cell B1 berisi formula $A$1&5,B1 dicopy kan ke C3 formula pada C3 menjadi $A$1*5

8.       Name Box : menunjukkan pada cell/ range yang aktif saat itu. Anda dapat juga membuat nama range melalui kotak nama disebelah kiri formula bar.
Contoh : Holla nama lain range A5:G7

D.      Menulis Rumus

1.Operasi Logika

Dibawah ini terdapat operasi logika anda dapat menggunakan operasi resali atau perbandingan dengan lambang yang digunakan pada Excel dan fungsinya sebagai berikut :
a. = : sama dengan
b. > : lebih besar dari
c. < : lebih kecil dari d. >= : lebih besar atau sama dengan
e. <= : lebih kecil atau sama dengan f. <> : tidak sama dengan



2. Menggunakan Fungsi
Fungsi sebenarnya adalah rumus yang sudah ada disediakan oleh Excel 2003, yang akan membantu dalam proses perhitungan. Kita tinggal memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Umumnya penulisan Fungsi harus dilengkapi dengan argumen, baik erupa angka, label, rumus, alamat sel atau range. Argumen ini harus ditulis dengan diapit tanda kurung ().
   A.      Fungsi Logika
                Fungsi logika adalah fungsi yang digunakan untuk menyelesaikan perhitungan-perhitungan yang berhubungan dengan pengambilan keputusan fungsi logika yang digunakan adalah :

    1.       Fungsi If :
Bentuk penulisannya : =If(kondisi,nilai jika benar,nilai jika salah)
Contoh : =If(A5<17,”anak-anak”,”dewasa”)>30,”panas”,if(A5>0,”hangat”,”dingin”))

    2.       Fungsi String :
Fungsi string berfungsi untuk mengubah isi text numeric menjadi bilangan

    3.       Fungsi VALUE :
digunakan untuk merubah nilai value menjadi nilai text,
penulisannya : =VALUE(text)

    4.       Fungsi FIND :
digunakan untuk menghasilkan posisi substring dari sebuah string atau suatu nomor yang dicari,penulisannya : =FIND(cari text,pada text,mulai nomor)

    5.       Fungsi MID :
digunakan untu mengambil karakter tertentu dari sederet karakter, penulisannya : =MID(text,posisi awal,jumlah karakter)

    6.       Fungsi LEFT atau RIGHT :
digunakan untuk mengambil substring sebelah kiri atau kanan string, penulisannya =LEFT atau =RIGHT(text,jumlah karakter)

    7.       Fungsi REPLACE :
digunakan untuk menggantikan substring dengan substring lain dalam sebuah string (sederetan karakter atau karakter),
penulisannya : =REPLACE(text lama,nomor awal,jumlah karakter,text baru)

    8.       Fungsi CONCATENATE :
digunakan untuk menggabungkan string menjadi satu kalimat maksimal 30 string,
penulisannya : =CONCATENATE(text1,text2,…)

    B. Fungsi Tabel :
        Fungsi HLOOKUP dan VLOOKUP digunakan untuk membaca tabel secara vertikal (VLOOKUP) atau secara horizontal (HLOOKUP),
penulisanya : =HLOOKUP(lookup_value,table_array,row_index_num,…)
=VLOOKUP(lookup_value,table_array,row_index_num,…)

Fungsi yang sering digunakan
1. fungsi Sum :Digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada satu range, penulisannya : =SUM(number1,number2,..)

2. Fungsi Average :Digunakan untuk mencari nilai rata-rata,
penulisannya : =average(number1,number2,…)
3. Fungsi Max :Digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data, penulisannya : =max(number1,number2,…)
4. Fungsi Min:Digunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data, penulisannya : =max(number1,number2,…)
5. fungsi Count :Digunakan untuk menghitung jumlah data dari range yang kita pilih
6. Fungsi Stedev :Digunakan untuk menentukan standart devisiasi dari suatu range, penulisannya : =stedev(number1,number2,…)
7. Fungsi Var :Digunakan untuk menentukan nilai varience dari suatu range, penulisannya : =var(number1,number2,…)

Selasa, 04 November 2014

Kamis, 30 Oktober 2014

Mail Merge



Mail merge atau surat masal adalah salah satu fasilitas di Ms Word untuk mempermudah user melakukan pekerjaan dengan hanya membuat satu format surat namun dengan berbagai tujuan alamat dan nama yang berbeda. Tentu hal ini akan sangat mempermudah sekali pekerjaan kita. Kita tidak perlu lagi mengetik satu persatu tujuan dan nama alamat yang dituju, cukup hanya dengan mengetik daftar nama serta alamat yang dikehendaki maka nama, alamat yang dibuat akan langsung bergabung atau merger dengan format surat tadi.

Tidak hanya format surat saja kegunaan mail merge ini, Jika kita mengetik dengan format yang sama atau blanko formulir yang sama namun dengan isian yang berbeda, maka mail merge lah solusinya. Cukup buat format blangko atau formulir yang dikehendaki dan membuat daftar isian formulir, maka sudah cukup. Hasilnya, setiap isian dari formulir tersebut akan silih berganti sesuai dengan daftar yang telah dibuat.

Untuk membuat mail merge berikut ini adalah langkah-langkahnya :
  1. Buat dokumen terlebih dahulu (bisa berupa surat, blangko formulir, atau dokumen yang lain)
  2. Klik ribbon Mailings kemudian klik Start Mail Merge, pilih Step by Step Mail Merge Wizard

    Description: membuat mail merge
  3. Akan muncul panel Mail Merge disebelah kanan jendela Word anda.
  4. Pada Select document type pilih Letters kemudian klik Next pada bagian bawah untuk melanjutkan.

    Description: membuat mail merge
  5. Pilih Use the current document kemudian klik Next

    Description: membuat mail merge
  6. Pada pilihan select recipients, jika anda belum membuat daftarnya pilih saja Type a new list kemudian klik Create.

    Description: membuat mail merge
  7. Akan muncul jendela New Address list. Untuk memudahkan pekerjaan kita nantinya sebaiknya kolom yang ada dihapus kemudian dibuat kolom isian yang baru sesuai dengan yang dibutuhkan.
    1. Klik Customize columns

      Description: membuat mail merge
    2. Pilih filed name kemudian klik tombol delete, sampai semua nama kolom terhapus.

      Description: membuat mail merge
    3. Untuk membuat field name baru klik Add kemudian beri nama sesuai dengan kebutuhan (seperti Nama, Alamat, dsb)

      Description: membuat mail merge
    4. Tambahkan beberapa filed sesuai dengan kebutuhan anda.
    5. Jika dirasa sudah cukup klik OK

      Description: membuat mail merge
    6. Muncul jendela New address list. Masukkan data-data yang dibutuhkan sampai selesai, kemudian klik OK

      Description: membuat mail merge
    7. Untuk menghapus entry klik pada entry yang mau dihapus kemudian klik delete. Untuk menambah entry baru klik pada new entry.
    8. Simpan pada folder dimana tempat dokumen tersimpan kemudian klik Save.

      Description: membuat mail merge
    9. muncul daftar list yang sudah siap untuk dimasukkan. Untuk memasukkan semua beri tanda centang pada kotak yang ada, atau bisa anda pilih sendiri sesuai kebutuhan daftar yang ada dengan menghilangkan tanda centang pada list tersebut.

      Description: membuat mail merge
  8. Klik Next : Write your letter untuk melajutkan
  9. Sampai disini kita akan memasukkan daftar field yang telah kita buat tadi untuk dimasukkan pada dokumen. Arahkan kursor pada tempat filed diletakkan.

    Description: membuat mail merge
  10. Pada pilihan write your letter, pilih More item

    Description: membuat mail merge
  11. Pada jendela yang muncul pilih nama filed sesuai dengan dokumen kemudian klik insert

    Description: membuat mail merge
  12. Ulangi langkah diatas sampai data diisi dengan field yang sesuai. Sehingga tampilannya akan seperti dibawah ini.

    Description: membuat mail merge
  13. kemudian klik Next untuk melihat hasil merge data. Klik tanda panah kekanan atau kekiri pada preview your letters untuk melihat hasil.

    Description: membuat mail merge

    Description: membuat mail merge
  14. Jika ada yang masih salah datanya bisa diubah datanya pada edit recipient list. Jika sudah cukup klik Next untuk complete the merger.
  15. Terdapat dua pada pilihan complete merger yaitu Print dan Edit individual letters. Jika anda pilih merger print, maka data merger akan langsung dicetak melalui printer. Jika dipilih Edit individual letters maka data akan ditampilkan pada beberapa halaman langsung di Ms Word. Silahkan pilih sesuai kebutuhan.

    Description: membuat mail merge

Jumat, 24 Oktober 2014

FORMAT TEKS, PARAGRAF DAN INDENTASI

MENGATUR TAMPILAN TEKS DAN PARAGRAF

. Kamis, 28 Mei 2009
A.       Mengatur Format Tampilan
            Kita dapat melakukan format tampilan teks, Spaci antar baris atau efek teks agar teks ditampilkan sesuai dengan keinginan pemakainya.  Adapun untuk melakukan format tampilan teks dapat dilakukan dari menu Format, Font.  Dialognya ditampilkan seperti dibawah ini :

clip_image002

















o       Format Teks (Font)
      Pada pilihan tab Font, terdapat pilihan untuk mengatur :
o       Jenis Huruf,                  : Jenis huruf yang akan kita format teksnya
o       Font Style                     : Style atau  model dari teks
o       Size                              : besar kecilnya tulisan
o       Font Color                   : warna teks
o       Underline style  : model garis
o       Underline color : warna garis
o       Effect                           : efek tulisan
o       Preview                        : tampilan jika kita akan menggunakan format terhaadap teks
Perintah format teks dapat juga dilakukan melalui toolbar Formating seperti berikut ini :

image




o       Jarak antar Teks (Character Spacing)
Dilakukan untuk mengatur jarak anta teks dengan memilih tab Character spacing dari pilihan menu Format, Font

clip_image006
















o       Efek Animasi (Teks Effects)

clip_image008

















B.       Mengatur Perataan Teks
 Dilakukan untuk mengatur perataan teks pada teks yang kita lakukan perubahan
 Langkah untuk mengatur indentasi paragraph dilakukan sebagai berikut :

o       Tempatkan kursor pada tempat pengetikkan
o       Pilih menu Format, Paragraph.  Selanjutnya ditampilkan dialog Paragraph
o       Pilih pada kotak General jika akan mengatur perataan teks

image



Perintah perataan teks dapat juga dilakukan melalui toolbar Formating seperti berikut ini :


clip_image012










C.       Mengatur Indentasi

            Dilakukan untuk mengatur indentasi paragraph terhadap batas kertas (margin)
Langkah untuk mengatur indentasi paragraph dilakukan sebagai berikut :

o       Tempatkan kursor pada tempat pengetikkan
o       Pilih menu Format, Paragraph.  Selanjutnya ditampilkan dialog Paragraph
  • Left      : mengatur jarak indentasi dari margin kiri
  • Right    : mengatur jarak indentasi dari margin kanan

Kotak pilihan Special befungsi untuk :
o       (none)                          :  dilakukan untuk tidak menggunakan indentasi
o       First Line                      :  indentansi hanya untuk baris pertama saja pada suatu paragraph
o       Hanging                        :  indentasi paragraph gantung


Selain perintah diatas dpat juga dilakukan dengan menggunakan pada tampilan penggaris (Ruller)

image


D.       Mengatur Jarak Spasi Baris
            Dilakukan untuk mengatur jarak antara spasi baris, perintahnya dilakukan juga dengan tool formatting



clip_image018






E.        Membuat Bullet, Nomor dan Outline

            Untuk membuat Bullet, Nomor dan Outline sebelumnya kita pilih dari menu Format, Bullets and Numbering


o       Bullet

clip_image020














o       Nomor
clip_image022
















o       Outline

               clip_image024














            Dari masing-masing dialog diatas dapat dilakukan perubahan pada masing-masing tampilan dengan memilih Customize.